CIPTAKAN ALAT BANTU DISABILITAS INOVATIF, GUBENUR JAWA TIMUR BERI APRESIASI KHUSUS BAGI SISWA SMK MUTU SURABAYA

Gani ( tengah/ batik ) guru kreatif SMK Muhammadiyah 1 Surabaya foto bersama dengan Bu  Gubernur Khofifah Indar Parawansa ( foto : yazid )

Sekolah Vokasi cenderung indentik menghasilkan lulusan yang siap bekerja dan juga siap bersaing di dunia kerja, namun tidak hanya itu sekolah Vokasi juga harus mampu menunjukkan hasil karya yang unik, kreatif dan inovatif terlebih lagi karyanya dapat bermanfaat bagi masyarakat.

SMK Muhammadiyah 1 Surabaya mempunyai segudang karya karya kreatif dan inovatif yang Karya nya di pameran pada
Pameran  Expo dan Expose ICT SMK Jawa Timur tahun 2021 bertempat di SMK Negeri 1 Singosari, Malang ( 23-24 / 10 / 2021 )

Tujuan kegiatan ini diantaranya sosialisasi dan penyamaan persepsi arah baru pendidikan vokasi khususnya SMK Teknik Informatika & Komunikasi dan juga ajang promosi SMK Teknik Informatika & Komunikasi di Jawa Timur.

Kegiatan yang langsung dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ini diikuti oleh 64 SMK Negeri dan Swasta di Jawa Timur.

Renny Fiqriyah S.Kom. selaku kepala SMK Muhammadiyah 1 Surabaya  menuturkan ” sekolah kami pada kegiatan Expo dan Expose ICT ini menampilkan produk hasil karya siswa-siswi jurusan TKJ yaitu Smart Dissability Stick With an Ultrasonic Sensor.

“Secara umum smart disability stick adalah alat bantu untuk orang penyandang Tunanetra, tongkat ini di lengkapi dengan alat ARDUINO, SENSOR ULTRASONIC , BUZZER & POWER BANK, Penyandang tuna netra sangat mengandalkan indra peraba sebagai penuntun arah gerak jalan, Tongkat ialah salah satu alat atau perangkat yang digunakan akan tetapi penggunaan tongkat sangat konvensional pada saat ini ” imbuhnya

Gubernur Khofifah berkesempatan meninjau beberapa stand karya pelajar SMK, termasuk stand pameran dari SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, dan Alhamdulillah beliau sangat tertarik dengan Smart Disability Stick ini dan memberikan apresiasi terhadap karya tersebut serta berharap bisa dikembangkan dengan produksi massal.

Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur menjelaskan ” Ma Syaa Alloh, karya ini  sangat membantu sekali untuk penyandang disabilitas, saya berharap bisa dikembangkan terus karya kreatif dan inovatif tersebut dan semoga bisa produksi masal dan bisa di manfaatkan oleh Masyarakat penyandang disabilitas terutama di Jawa Timur”.

Penulis : Irvandy Andriansyah

Leave a Comment