SMK MUHAMMADIYAH 1 SURABAYA LAKUKAN PEMETAAN BAKAT DAN MINAT SISWA

Agung Dwi Kuncoro ( kiri ) staff kesiswaan melakukan wawancara minat dan bakat siswa baru ( foto : Irvandy / SMKMUTU.News )

SMKMUTU.News – Pada Tahun ajaran 2021 – 2022 SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, telah melangsungkan KBM ( kegiatan belajar mengajar ) walau masih menggunakan system jarak jauh atau daring, SMK Muhamadiyah 1 Surabaya melakukan penjaringan terhadap siswa-siswi baru dikhususkan untuk kelas X, dan banyak sekali metode yang digunakan oleh pihak SMK Muhammadiyah 1 Surabaya menjalankan metode pemetaan minat bakat oleh Waka Kesiswaan, Diagnosa BTQ oleh Waka Ismuba, Pengembangan potensi oleh Kaprog sesuai dengan jurusannya masing-masing, pengembangan bidang seni musik oleh pembimbing ekstra musik dan pembinaan bimbingan konseling oleh BK bimbingan konseling.

“Pemetaan bakat minat ini adalah bagian pendalaman pengetahuan dan peminatan siswa didik baru yang dilaksanakan oleh Drs. H. Darsono selaku Waka Kesiswaan.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan mempetakan bakat minat serta kemampuan pengetahuan siswa sehingga nantinya sekolah lebih mudah memberikan layanan serta pendampingan ke peserta didik, “jelas Drs. H. Darsono, di Aula SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, Senin (21/09/2021).

Pemetaan yang dilakukan oleh SMK Muhammadiyah 1 Surabaya dilaksanakan oleh para Waka, BK dan Kaprog yang kompeten dibidangnya, yang nantinya para psikolog ini juga berperan penting dalam proses pembelajaran dan pendampingan peserta didik. Adapun waktu pelaksanaan pemetaan bakat minat yang diselenggarakan oleh sekolah selama 5 hari.

Menurut Drs. H. Darsono tujuan diadakannya pemetaan ini agar siswa/siswi baru SMK Muhammadiyah 1 Surabaya dapat dikelompokkan berdasarkan kemampuan penguasaan ilmu dan banyak bidang seperti olahraga, kewirausahaan, kesenian dan juga jurnalistik. Dari sini nantinya
Dimana nantinya siswa/siswi akan didampingi oleh GPS (guru pendamping siswa) sesuai dengan kemampuan bidang ilmu pengetahuannya, agar nantinya siswa tersebut dapat berkembang dengan bakat dan minat kemampuan masing-masing. Hal ini tentunya akan lebih memudahan sekolah dan juga orang tua untuk terus mengarahkan potensi siswa dalam meraih cita-citanya sesuai kemampuan yang dimilikinya.

Penulis : Agung Dwi Kuncoro dan Irvandy Andriansyah

Leave a Comment