SURABAYA – SMK Muhammadiyah 1 Surabaya (SMK Mudisa) resmi melepas ratusan siswa kelas XII untuk melaksanakan program Praktik Kerja Lapangan (PKL) atau magang industri secara serentak, Selasa (1/9/2026). Para siswa ini akan menimba ilmu dan mengasah keterampilan profesional di dunia kerja selama enam bulan ke depan, tersebar di berbagai perusahaan dan instansi strategis di seluruh wilayah Kota Surabaya.

Pelepasan serentak ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menyelaraskan kurikulum pembelajaran dengan kebutuhan Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (IDUKA). Penempatan lokasi magang telah disesuaikan dengan kompetensi keahlian masing-masing siswa, mulai dari bidang teknologi, bisnis, hingga teknik, guna memastikan pengalaman yang diperoleh benar-benar relevan.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Surabaya menegaskan bahwa program magang enam bulan ini bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademis, melainkan kawah candradimuka bagi para siswa untuk membentuk mental dan etika kerja yang tangguh.

“Magang ini adalah momentum emas bagi anak-anak kami untuk membuktikan bahwa lulusan SMK Mudisa tidak hanya unggul secara teori, tetapi juga siap secara mental, disiplin, dan etika profesi. Kami berpesan agar para siswa senantiasa menjaga nama baik sekolah, menunjukkan integritas, serta cepat beradaptasi dengan budaya kerja di tempat penempatan masing-masing,” ujar Kepala SMK Mudisa dalam sambutan pelepasannya.
Selama setengah tahun di lapangan, para siswa akan didampingi oleh guru pembimbing dari sekolah serta mentor dari pihak perusahaan penempatan. Pemantauan berkala akan terus dilakukan untuk memastikan capaian kompetensi siswa berjalan optimal sesuai dengan target yang disepakati bersama pihak industri.

Melalui program ini, SMK Mudisa optimistis dapat melahirkan lulusan yang berdaya saing tinggi, kompeten, dan siap bersaing di pasar kerja global maupun berwirausaha secara mandiri setelah menyelesaikan pendidikan mereka. (Risma Nur Izzah)
