
SURABAYA – Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi) SMK Muhammadiyah 1 Surabaya resmi berakhir. Mengusung tema “Menata Langkah, Menjemput Masa Depan”, acara penutupan yang ikonik ini dilaksanakan di Kawasan Kota Lama, Surabaya, pada Jumat (17/7/2026) mulai pukul 06.00 WIB. Tema tersebut dipilih untuk membakar semangat para siswa baru dalam meniti gerbang pendidikan vokasi.
Sejak pagi hari, ratusan siswa baru dan para guru sudah berkumpul untuk memulai kegiatan dengan berolahraga bersama. Dipandu oleh instruktur, mereka tampak energik mengikuti gerakan senam “Anak Indonesia Hebat” di tengah arsitektur estetis Kota Lama. Kegiatan kemudian berlanjut ke sesi apresiasi, di mana pihak sekolah memberikan reward khusus kepada siswa dan gugus yang dinilai paling aktif serta kreatif sepanjang pelaksanaan MPLS.

Suasana semakin meriah saat panggung unjuk bakat dimulai. Para siswa baru disuguhi berbagai penampilan memukau dari masing-masing cabang ekstrakurikuler SMK Mudisa. Mulai dari demonstrasi seni bela diri hingga unjuk kreativitas seni, seluruh performa ini berhasil memukau penonton sekaligus mengenalkan wadah pengembangan bakat di sekolah.

Prosesi inti penutupan ditandai dengan pemukulan gong oleh Dra. Hj. Khusnul Khotimah. Dalam momentum sakral tersebut, beliau menyampaikan pesan hangat sekaligus memotivasi para peserta didik baru yang kini resmi mengenakan status sebagai bagian dari sekolah setempat.
“Dengan berakhirnya MPLS ini, menunjukkan bahwa kalian semua telah menjadi bagian dari keluarga besar SMK Muhammadiyah 1 Surabaya. Selamat belajar dan berproses anak-anakku,” ungkap Dra. Hj. Khusnul Khotimah secara resmi.

Melalui penutupan ini, para siswa baru SMK Mudisa Surabaya diharapkan siap melangkah pasti dan optimis dalam menjemput masa depan yang gemilang. (Risma Nur Izzah)
