SURABAYA – Suasana haru menyelimuti Lantai 13 Gedung Universitas Muhammadiyah Surabaya saat berlangsungnya acara Purna Studi SMK Muhammadiyah 1 (Mudisa) Surabaya, Sabtu (9/5/2026). Di hadapan ratusan siswa dan tamu undangan, pentingnya etika dan rasa hormat menjadi pesan utama dalam prosesi kelulusan tersebut.

Hadir dalam acara ini jajaran pimpinan Muhammadiyah tingkat cabang dan daerah, Rektor UM Surabaya, serta mitra IDUKA. Di antara rangkaian sambutan, pidato Ir. Okky Tri Hutomo, M.IT., selaku perwakilan dunia industri, mencuri perhatian. Ia mengingatkan para wisudawan bahwa kecerdasan intelektual harus dibarengi dengan karakter yang mulia.
Menurut Okky, kunci kesuksesan di masa depan dimulai dari cara seseorang memperlakukan orang tuanya. “Selain orang tua di rumah, guru juga merupakan orang tua di sekolah. Maka, hormatilah guru kalian. Karena guru menyalurkan banyak ilmu kepada kalian hingga sampai di titik ini,” tambahnya di hadapan para siswa dari jurusan AKL, DKV, dan TJKT.

Pesan ini menjadi pengingat penting bagi para lulusan yang akan segera memasuki fase baru dalam kehidupan mereka. Meskipun SMK Mudisa telah menyandang status Sekolah Pusat Keunggulan dengan fasilitas dan kurikulum berstandar nasional, faktor soft skill seperti adab terhadap guru dan orang tua tetap menjadi pondasi utama keberhasilan di dunia kerja.
Kegiatan purna studi ini diakhiri dengan prosesi pengukuhan yang penuh rasa syukur. Dengan bekal ilmu pengetahuan dan pesan moral yang mendalam, para alumni SMK Mudisa angkatan 2026 diharapkan dapat melangkah dengan percaya diri, membawa nilai-nilai keislaman dan profesionalisme di mana pun mereka berada.
Nilai-nilai karakter dan disiplin positif memang menjadi fokus utama dalam proses pendidikan di SMK Mudisa. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh empati, para guru berusaha membentuk mentalitas siswa agar tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki integritas tinggi. Penghormatan kepada guru dan orang tua yang ditekankan dalam pidato tersebut merupakan refleksi dari kultur sekolah yang selama ini dibangun untuk menciptakan lulusan yang beradab dan bertaqwa. (Risma Nur Izzah)

