Surabaya – Semangat kepedulian sosial menyambut Milad ke-113 Muhammadiyah yang jatuh pada 18 November 2025 terasa kental di Surabaya. Pada Senin, 17 November 2025, SMK Muhammadiyah 1 Surabaya menunjukkan komitmennya dalam aksi nyata dengan menyalurkan 393 botol minyak goreng kemasan untuk program sosial. Donasi ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan besar yang diselenggarakan oleh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) setempat, yang bertujuan untuk meringankan beban kaum dhuafa.
Kepala SMK Mudisa, Irvandy Andriansyah, S. T., M. T., menyatakan bahwa kegiatan ini adalah wujud implementasi dari ajaran Al-Ma’un, yang menjadi landasan gerakan Muhammadiyah. “Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh siswa dan wali murid atas keikhlasan serta kepedulian yang telah diberikan. Bantuan ini merupakan wujud nyata dari semangat berbagi dan peduli terhadap sesama, sebagaimana diajarkan dalam nilai-nilai Muhammadiyah. Semoga kontribusi ini membawa keberkahan dan manfaat bagi warga Surabaya yang menerima,” ujar Irvandy.

Penyaluran 393 botol minyak goreng ini adalah sumbangsih awal dari keluarga besar SMK Mudisa. Aksi ini disambut antusias oleh para siswa dan guru yang bergotong-royong mengumpulkan dan mempersiapkan donasi, menegaskan peran sekolah dalam menanamkan nilai-nilai filantropi. Minyak goreng yang diserahkan oleh SMK Mudisa akan digabungkan dengan seluruh donasi dari berbagai wilayah dan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) lainnya. Konsolidasi donasi ini akan diwujudkan dalam bentuk paket sembako lengkap untuk didistribusikan kepada kaum dhuafa.
Puncak kegiatan penyaluran paket sembako ini direncanakan akan dilaksanakan secara terpusat di Lagoon Avenue Mall Sungkono, Surabaya. Pemilihan lokasi pusat perbelanjaan ini diharapkan dapat menarik perhatian publik yang lebih luas, sekaligus menunjukkan bahwa gerakan sosial Muhammadiyah dapat bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat dan sektor, bahkan di pusat keramaian. Kegiatan sosial ini menjadi penutup yang manis dalam menyambut Milad Muhammadiyah, menegaskan peran organisasi dalam bidang pendidikan dan pelayanan sosial yang berkelanjutan. (Risma Nur Izzah)
