Tiga Hari Penuh Inovasi: Guru SMK Mudisa Hasilkan Media Pembelajaran Mendalam Berbasis AI

Guru SMK Mudisa mengikuti IHT 2025 yang berlangsung selama 11-13 November 2025.

SURABAYA – Komitmen SMK Muhammadiyah 1 Surabaya untuk menjadi garda terdepan dalam pendidikan teknologi semakin nyata. Selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 13 hingga 15 November 2025, seluruh tenaga pendidik SMK Mudisa mengikuti kegiatan In House Training (IHT) yang berfokus pada aplikasi media pembelajaran mendalam berbasis Artificial Intelligence (AI) yang inovatif.

IHT ini merupakan tindak lanjut dari seminar sebelumnya, di mana para guru langsung ditantang untuk mengaplikasikan teori ke dalam produk nyata. Bertempat di Laboratorium Ekonomi Kreatif (Ekraf) SMK Mudisa, suasana pelatihan dipenuhi dengan aktivitas praktik yang intens dan kolaborasi antar guru lintas mata pelajaran. Para guru belajar memanfaatkan platform AI untuk menciptakan modul interaktif, asesmen adaptif, hingga simulasi pembelajaran yang sebelumnya sulit diwujudkan secara manual.

Guru SMK Mudisa mempresentasikan hasil media belajar berbasis AI.

Puncak kegiatan ini adalah presentasi dan evaluasi hasil karya para guru yang dihadiri oleh keynote speaker terkemuka, Bapak Bodi Santoso, M.T., seorang pakar di bidang teknologi pendidikan. Bapak Bodi Santoso, M.T., tidak hanya memberikan ulasan mendalam, tetapi juga mengungkapkan apresiasi yang tinggi terhadap kreativitas dan capaian guru-guru SMK Mudisa.

“Saya sungguh terkesan. Media pembelajaran yang dihasilkan para guru di sini bukan hanya sekadar menggunakan AI, tapi sudah mengarah pada konsep deep learning (pembelajaran mendalam), di mana materi tidak hanya disajikan, tetapi disesuaikan secara personal dan mampu merangsang pemikiran tingkat tinggi siswa. Hasil karya ini sungguh inovatif dan kreatif—ini menunjukkan bahwa SMK Mudisa telah siap memasuki masa depan pendidikan,” puji beliau.

Foto bersama narasumber dan peserta IHT SMK Mudisa 2025.

Dengan berakhirnya IHT ini, SMK Mudisa kini memiliki puluhan media pembelajaran berbasis AI siap pakai yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, membuat materi kejuruan yang kompleks menjadi lebih mudah dipahami, serta mencetak lulusan yang mahir dan berwawasan teknologi. (Risma Nur Izzah)