
SURABAYA – Guna menyambut era pendidikan berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI), seluruh guru dan karyawan SMK Muhammadiyah 1 Surabaya mengikuti seminar intensif bertajuk “Mempersiapkan Pembelajaran Inovatif Berbasis AI dengan Gemini” pada hari Rabu, 12 November 2025.
Kegiatan penting ini dilaksanakan di Laboratorium Ekonomi Kreatif (Ekraf) SMK Mudisa, sebuah ruang yang dirancang untuk mendukung inovasi digital. Suasana di dalam lab terasa hangat, penuh antusiasme, dan kolaboratif.
Sebagai keynote speaker, sekolah menghadirkan sosok inspiratif, Ibu Hanifah Fikriyah, S.E., yang dikenal sebagai salah satu pendidik yang unggul dalam pemanfaatan teknologi di lingkungan sekolah. Dalam paparannya, Hanifah Fikriyah, S.E., menjelaskan bahwa AI seperti Gemini bukan hadir untuk menggantikan peran guru, melainkan menjadi asisten pribadi super yang membantu pendidik merancang materi, membuat soal, hingga memberikan umpan balik yang dipersonalisasi kepada siswa.
“Gemini adalah tool yang akan membantu kita efisiensi waktu administratif, sehingga kita bisa fokus pada interaksi berkualitas dengan siswa. Kita bisa menciptakan skenario pembelajaran yang lebih adaptif, sesuai dengan kecepatan belajar tiap anak,” jelas Hanifah, sembari memberikan demo langsung penggunaan AI tersebut untuk menghasilkan modul ajar yang kreatif dalam hitungan detik.

Para peserta aktif mengikuti sesi praktik dan diskusi, membuat kegiatan berjalan lancar dan seru. Guru-guru dari berbagai kompetensi keahlian terlihat serius menjajal fitur-fitur AI untuk diintegrasikan ke dalam mata pelajaran masing-masing. Seminar ini menegaskan komitmen SMK Mudisa untuk terus maju dalam inovasi pendidikan, memastikan lulusannya siap bersaing di dunia kerja yang semakin didominasi teknologi. (Risma Nur Izzah)
