Perkuat Strategi Internasional, SMK Mudisa Surabaya Studi Tiru ke SMK MudaMu

Muntilan – Rombongan SMK Muhammadiyah 1 (Mudisa) Surabaya menggelar agenda studi tiru ke SMK Muhammadiyah 2 Muntilan, Jawa Tengah, pada Senin (24/8/2026). Kunjungan yang terdiri dari jajaran pimpinan sekolah, guru, hingga staf tata usaha tersebut diterima langsung oleh keluarga besar sekolah setempat di aula utama.

Penyerahan cinderamata SMK Mudisa ke SMK Mudamu pada Senin (24/8/2026)

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Muntilan, Untung Supriyadi, S.Pd.I., M.Pd., menyambut antusias kehadiran rombongan dari Surabaya tersebut. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kolaborasi dan saling dukung antar-lembaga pendidikan kejuruan di bawah naungan Muhammadiyah.

“Silakan digali ilmunya. Kita ini satu tujuan, bukan untuk bersaing, tapi tumbuh bersama-sama,” ujar Untung Supriyadi di hadapan seluruh peserta.

Melalui semangat kebersamaan ini, pihak SMK Muhammadiyah 2 Muntilan membagikan berbagai praktik baik, mulai dari strategi pengelolaan pembelajaran berbasis industri, program keahlian unggulan, hingga sistem tata kelola sekolah yang efisien.

Foto bersama dengan Kepala SMK Muhammadiyah 2 Muntilan, Magelang, Jawa Tengah.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan observasi lapangan. Perwakilan SMK Mudisa Surabaya diajak meninjau sejumlah fasilitas pendukung pembelajaran modern, seperti laboratorium komputasi, bengkel praktik keahlian, hingga unit produksi unggulan milik SMK Muhammadiyah 2 Muntilan.

Sesi peninjauan juga diwarnai dialog interaktif antara guru dan tenaga kependidikan dari kedua sekolah. Diskusi berfokus pada pengembangan inovasi pembelajaran, penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan industri, serta penguatan karakter siswa berbasis nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Kepala SMK Muhammadiyah 1 Surabaya menyampaikan apresiasi mendalam atas keterbukaan dan sambutan hangat dari pihak tuan rumah. Kunjungan ini dinilainya sebagai langkah strategis untuk mempercepat peningkatan mutu di sekolahnya.

Foto bersama guru dan karyawan di SMK Muhammadiyah 2 Muntilan, Magelang, Jawa Tengah.

“Kami datang untuk belajar dari praktik baik yang ada di sini. Banyak inovasi tata kelola bengkel dan unit produksi SMK Mudamu yang sangat menginspirasi. Oleh karena itu, seluruh pembelajaran berharga ini akan segera kami evaluasi dan adaptasi untuk meningkatkan mutu serta daya saing lulusan SMK Mudisa di Surabaya,” ungkapnya optimistis.

Melalui studi tiru ini, kedua sekolah berkomitmen menjaga jejaring komunikasi untuk melahirkan lulusan vokasi yang kompeten, berkarakter mulia, dan siap terserap di dunia kerja nasional maupun internasional. (Risma Nur Izzah)