SURABAYA – Pagi ini, Selasa (20/1/2026) suasana di Aula Buya Hamka SMK Mudisa tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa kelas X berkumpul dengan penuh semangat untuk mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Dengan dekorasi banner yang estetik bertajuk “Mendidik Jiwa, Menata Akhlak,” acara ini sukses mencuri perhatian para siswa sejak awal dimulai.
Acara dibuka dengan pembacaan Ayat Suci Al Qur’an yang menyejukkan suasana, sebelum akhirnya masuk ke sesi inti yaitu tausiyah. Materi dibawakan dengan santai namun mendalam oleh pemateri, membuat para siswa kelas X betah mendengarkan dengan seksama. Fokus utama pembahasan adalah bagaimana anak muda jaman sekarang tetap bisa “eksis” tanpa meninggalkan kewajiban shalat lima waktu.

Hadir sebagai penceramah utama, H. Soedjono, M.Pd., menyampaikan tausiyah yang dikemas secara interaktif dan relevan dengan dinamika dunia remaja saat ini. Beliau menekankan bahwa perintah shalat yang diterima Nabi dalam peristiwa Isra Mi’raj adalah “perisai” paling ampuh bagi generasi muda.
“Shalat harus dijaga dengan sungguh-sungguh. Sebab, shalat bukan hanya kewajiban, melainkan bekal utama agar para siswa mampu membentengi diri dari pengaruh negatif di era digital yang serba cepat ini,” tegasnya di hadapan para siswa.

“Acaranya asyik, materi yang disampaikan nggak membosankan dan sangat relate sama kehidupan kita sebagai pelajar,” ujar salah satu siswa kelas X di sela-sela acara. Interaksi antara pemateri dan audiens membuat suasana di aula terasa hidup.
Melalui kegiatan ini, SMK Mudisa ingin menanamkan pesan bahwa menjadi siswa SMK yang keren berarti harus punya akhlak yang oke juga. Dengan berakhirnya acara di Aula Buya Hamka ini, diharapkan semangat Isra Mi’raj terus terbawa ke dalam kelas dan kehidupan sehari-hari siswa. (Risma Nur Izzah)

