SMK Mudisa Meriahkan Festival Drama Nasional UNESA 2025 dengan ‘Jejak Warisan Sang Raja’

Surabaya — Kelompok ekstrakurikuler (ekskul) teater SMK Mudisa berhasil tampil di panggung bergengsi Festival Drama Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Pementasan mereka yang berjudul “Jejak Warisan Sang Raja” digelar pada hari Rabu, 6 November 2025. Kehadiran siswa-siswi SMK Mudisa ini adalah bagian dari rangkaian festival akbar seni teater yang berlangsung selama tiga hari penuh, mulai dari 5 hingga 7 November 2025.
Festival Drama Nasional UNESA tahun ini menjadi arena pertunjukan yang kompetitif dengan partisipasi puluhan kelompok teater pelajar. Peserta yang hadir mewakili sekolah-sekolah terbaik di tingkat SMA, SMK, dan MA dari berbagai kota di seluruh wilayah Jawa Timur. Keikutsertaan SMK Mudisa dalam ajang bergengsi ini menegaskan bahwa sekolah kejuruan tidak hanya fokus pada kompetensi teknis, tetapi juga berkomitmen kuat dalam mengembangkan potensi seni, kreativitas, dan budaya di kalangan siswanya.
Naskah “Jejak Warisan Sang Raja” yang mereka bawakan merupakan karya orisinal yang sarat akan nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal. Drama tersebut mengangkat kisah epik tentang warisan budaya dan pesan moral yang penting untuk dijaga. Dengan olah vokal, gerak, dan penjiwaan karakter yang intens, para siswa berhasil menghidupkan panggung. Dukungan tata artistik panggung, tata cahaya, dan kostum yang telah dipersiapkan matang turut menyempurnakan kualitas pementasan, menjadikannya tontonan yang memikat bagi penonton dan dewan juri.
Di balik pementasan yang sukses ini, terdapat peran sentral dari sang nakhoda, Bapak Agung Dwi Kuncoro, selaku pembimbing ekskul teater SMK Mudisa. Di bawah arahannya, para siswa menjalani proses latihan yang disiplin dan intensif selama berbulan-bulan. Bapak Agung Dwi Kuncoro menyatakan bahwa keikutsertaan dalam festival nasional ini adalah puncak dari proses pembelajaran teater yang holistik, di mana siswa tidak hanya belajar berakting tetapi juga berorganisasi, bekerja sama, dan mengelola pertunjukan secara profesional.
Dengan penampilan yang memuaskan di hadapan publik dan dewan juri teater Jawa Timur, SMK Mudisa berharap dapat membawa pulang apresiasi tertinggi dari UNESA. Lebih dari sekadar hasil lomba, partisipasi ini telah memberikan pengalaman berharga, memperluas wawasan seni para siswa, serta menginspirasi seluruh warga sekolah untuk terus berani berekspresi dan berprestasi di kancah nasional melalui jalur seni budaya. (Risma Nur Izzah)